Yang kukenal. tapi tak pernah kusapa
Dia yang selalu berdiam penuh keanehan
Dengan senyum misterius
Terkadang bersikap bodoh, tapi bijak
Jalan pikirannya sulit dipahami
Terlebih orang yang asing, jauh darinya, termasuk aku
Karena itu, dia berbeda
Dia tak sama
Dia, tak dapat diprediksi
Taukah?
Dia sedikit menyebalkan
Tapi tidak mengganggu
Tak pernah tampakkan amarahnya
Dia apa adanya, tak melebih-lebihkan
Itu jadi panutanku
Bagaimana agar aku jadi dia?
Menurutku, tak perlu
Biarlah aku dengan diriku sendiri
Dia dengan tampang polosnya itu
Karena dia, misterius, yang buatku bertanya
"It's better to live like a flame, to know a man and love him, even if he can't be yours, then never to love at all....." -Eloisa James-
Holla!
Showing posts with label Human. Show all posts
Showing posts with label Human. Show all posts
Saturday, December 24, 2011
Tuesday, December 20, 2011
Tak Bertujuan
Denting itu, kau dengarkah?
Itu waktu-waktu yang berlarian dalam hujan
Yang berusaha dapatkan kepastian
dari pelangi yang ditunggu
Dengan disananya,
bait not yang tak terbentuk utuh
tetap saja mainkan lagunya
Dan disana itu?
Apakah mereka?
Oh, itu "makhluk-makhluk" yang berkejaran mencari aman
Mencari lindungan dari tetesan air berkah ini
"Hidupkah? Atau hanya tertiup bertebaran?"
Jangan aneh. Mereka hidup, walaupun banyak diantaranya yang beraga mati.
"Sama saja tak hidup, tak berjiwa sama sekali."
Salah. Mereka berjiwa, tapi raganya mati suri.
"Mati suri?"
Yah, tak taukah? Mati yang sekejap, mati yang tak selamanya.
Dan saat terbangun, mereka menjadi utuh
Jiwa mereka ada, raganya hidup kembali.
Tinggal kemauan mereka untuk menjalani kehidupan
Kadang jiwa mereka tak ditiupkan oleh semangat asa,
yang ada hanya kisah lampau kelam yang membayang,
yang menghambat segalanya, pemikiran mereka terutama.
"Mereka makhluk tak bertujuan."
Bukan. Mereka masih bertujuan. Tujuan kefanaan.
Tujuan yang tak kekal, yang hanya akan hidup dalam sekeliling kehidupan fana.
Tujuan yang tak berujung. Tujuan yang semata.
Itu waktu-waktu yang berlarian dalam hujan
Yang berusaha dapatkan kepastian
dari pelangi yang ditunggu
Dengan disananya,
bait not yang tak terbentuk utuh
tetap saja mainkan lagunya
Dan disana itu?
Apakah mereka?
Oh, itu "makhluk-makhluk" yang berkejaran mencari aman
Mencari lindungan dari tetesan air berkah ini
"Hidupkah? Atau hanya tertiup bertebaran?"
Jangan aneh. Mereka hidup, walaupun banyak diantaranya yang beraga mati.
"Sama saja tak hidup, tak berjiwa sama sekali."
Salah. Mereka berjiwa, tapi raganya mati suri.
"Mati suri?"
Yah, tak taukah? Mati yang sekejap, mati yang tak selamanya.
Dan saat terbangun, mereka menjadi utuh
Jiwa mereka ada, raganya hidup kembali.
Tinggal kemauan mereka untuk menjalani kehidupan
Kadang jiwa mereka tak ditiupkan oleh semangat asa,
yang ada hanya kisah lampau kelam yang membayang,
yang menghambat segalanya, pemikiran mereka terutama.
"Mereka makhluk tak bertujuan."
Bukan. Mereka masih bertujuan. Tujuan kefanaan.
Tujuan yang tak kekal, yang hanya akan hidup dalam sekeliling kehidupan fana.
Tujuan yang tak berujung. Tujuan yang semata.
Subscribe to:
Posts (Atom)