Holla!

Loving peace, keeping peace, spreading peace ☮
Showing posts with label Adult. Show all posts
Showing posts with label Adult. Show all posts

Friday, December 30, 2011

Si Tua yang Mengeriput Seutuhnya

Aku ini kecil
Sudah diajari pigmentasi
Rasakan kedamaian yang hanya sampai,
epidermis kulit
Ditumbuhkan dahan pendustaan, tiap
orang tak menau
Lalu ditancapkan sampai, bagian
terkecil urat nadi
Sudah cicipi karat mendarah dari satin
Kemarau tak bermusim,
sangkutkanku pada legam petang
Yang tadi jernih menjadi keruh terbakar

Merengkuh angkuh
Mengenang usang
Bengis mengantusias
Ambisi kefanaan, telah
butakannya

Dia tua tak berpikir
tak ajarkan kebenaran, pada
setelahnya
Aku yakin dia gagal menelaah lebih,
moral terkandung dalam hukum
Hanya berpedoman kelam mendendam
Hatinya tak bermata, apalagi
perasaan
Dia tak terketuk, melainkan
terkutuk. Ini bukan do'a, tapi mungkin
Maka dia tak punya mata hati, pintu hati, lebih
perasaan

Dia ada dalam naung hukum,
tapi tak dapat terapkan
Jabatan hanya pelengkap
Berpangkat hanya palekat

Heh, keriput!
Kau ajarkan apa?
Pertentangan. Aku pastikan,
aku tolak dengan sangat, dan
tanpa lagi mengiyakan
Tentukan salah atau benar,
aku dapat. Jangan remehkan
kecil aku seperti ini

Memang kau? Kau utuh keriput
Perasaanmu, jalan pikirmu,
kulitmu pun mengeriput
Lengkap! Kau menyedihkan

Wednesday, December 28, 2011

Jangan Paksakan Fisikmu

Balutan nafas yang tak semuda kainmu
Binar mata mengerut seiring kelopak lelahmu
Semangat asamu memang dulu,
lakukannya kini yang membeban

Bulatan oranye di penghujung barat,
tak cukup rasakan pedih usahamu
Tetes air yang bukan lagi menetes,
mega pun tak sanggup kucurkan derasnya hujan,
layaknya tangis peluhmu

Kau tau ini apa?
Ini perjuangan hidup yang jarang kau sadari,
sama sekali.
Kau tak sadar kau mulai melemah
Daging dan otot yang menempel tiap tulang,
dibalut keriputmu
Ya, kau tau kau tua lemah
Tapi kau tak sadar kau melemah

Biarkan manusia lain gantikanmu
Gantikan perjuanganmu, kumaksud
Itu tak masalah, bukan?
Yang penting dia manusia, bukan hewan

Dirimu ini bisa lagi terkapar
Hentikan
Kau terlalu lebih rasa derita
Gantikan saja
Dia dari mereka dapat